
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading
Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) terus berupaya meningkatkan pembinaan atlet muda dengan memberi perhatian khusus pada pengembangan bakat dan peningkatan prestasi. Dengan semakin banyaknya atlet asal Kaltim yang berhasil menembus level nasional dan internasional, Dispora Kaltim berkomitmen untuk memperkuat sistem pelatihan dan fasilitas olahraga guna mendukung kemajuan para atlet di masa depan.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menjelaskan bahwa keberhasilan atlet muda seperti Aliansyah dan Iqbal tidak hanya berkat kerja keras mereka sendiri, tetapi juga merupakan hasil dari dukungan yang konsisten dari pemerintah daerah melalui Dispora.
Menurutnya, kesuksesan ini adalah bagian dari upaya terstruktur yang dilakukan untuk memberikan kesempatan terbaik bagi atlet muda Kaltim.
“Untuk mencapai prestasi yang tinggi, seorang atlet harus berlatih dengan serius dan punya dedikasi yang besar. Namun, dukungan yang memadai dari berbagai pihak, terutama dari Dispora Kaltim, juga sangat penting,” ujar Rasman.
Aliansyah, yang dikenal dengan nama Bagong, adalah contoh nyata dari proses pembinaan yang berhasil. Atlet gulat asal Kaltim ini telah meraih berbagai medali di ajang bergengsi seperti Pekan Olahraga Nasional (PON), SEA Games, dan Asian Games.
Dengan lima medali emas PON, termasuk yang diraihnya di Kaltim dan Riau, Bagong membuktikan bahwa dengan sistem pelatihan yang tepat, atlet lokal dapat berprestasi di level internasional.
Begitu pula dengan Iqbal, atlet pencak silat yang tak kalah berprestasi. Setelah sukses meraih dua medali emas di PON Papua 2021 dan Aceh-Sumut 2024, Iqbal juga berhasil mempersembahkan medali emas di Asian Games Jakarta 2018.
Prestasi ini menunjukkan betapa seriusnya Kaltim dalam mempersiapkan atlet-atlet muda untuk berkompetisi di kancah dunia.
Rasman menambahkan bahwa Dispora Kaltim terus berupaya memperbaiki fasilitas olahraga dan menambah pelatihan teknis untuk para atlet.
Program pembinaan yang dilakukan bertujuan tidak hanya untuk menghasilkan atlet berprestasi, tetapi juga untuk memperkenalkan olahraga kepada lebih banyak kalangan muda di Kaltim.
“Keberhasilan Aliansyah dan Iqbal menjadi bukti bahwa dengan pembinaan yang tepat dan fasilitas yang memadai, atlet-atlet Kaltim bisa bersaing di level internasional. Kami berharap, ke depannya semakin banyak atlet muda Kaltim yang dapat mengikuti jejak mereka,” tutup Rasman. (ADV/Dispora Kaltim)